7 alasan mengapa gunung andong cocok untuk pendaki pemula khususnya di jawa tengah

Gunung andong. Siapa yang tidak kenal dengan gunung yang satu ini. Gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini mempunyai pesona yang dapat memikat hati para pendaki gunung, tidak hanya di wilayah Jawa Tengah saja namun juga beberapa pendaki yang berasal dari propinsi lainnya di Indonesia. Sebut saja pendaki dari Kota Bogor, Jakarta, Bandung, Semarang dan beberapa kota lainnya. Para pendaki dari kota-kota tersebut seringkali datang di gunung yang memiliki ketinggian 1726 mdpl ini, begitulah penuturan salah satu pengelola basecamp Taruna Jaya Giri yang sempat saya wawancarai beberapa waktu yang lalu. Alasan mereka mendaki gunung ini bermacam-macam. Ada yang tertarik dengan pemandangan unik di puncak yang terkenal dengan punuk sapinya tersebut, ada juga yang baru pertama kali mendaki gunung atau pendaki pemula yang ingin mencicipi indahnya alam ini dilihat dari ketinggian di atas permukaan air laut.

sumber : dokumentasi ruang pendaki

Nah bagi kamu yang baru pertama kali mendaki gunung atau pendaki pemula. Gunung Andong adalah salah satu dari beberapa gunung di propinsi Jawa tengah yang cocok untuk dijadikan tempat tujuanmu pendakian. Beberapa alasan akan ruang pendaki bahas di artikel singkat ini. Berikut 7 alasan mengapa gunung Andong merupakan gunung yang cocok untuk pendaki pemula khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Memiliki basecamp yang mudah dijangkau

Basecamp pendakian gunung andong ada 2. Yang pertama adalah basecamp Taruna Jaya Giri sedangkan basecamp yang kedua adalah basecamp milik warga. Untuk menuju ke basecamp tersebut kita dapat melalui beberapa rute perjalanan, diantaranya :
  • Dari arah semarang : Bila anda melakukan perjalanan dari Semarang, anda bisa melewati pasar sapi Salatiga, kemudian belok ke arah Magelang melalui jalan Salatiga-Kopeng kemudian dilanjutkan ke arah kota Magelang melalui Ngablak.
  • Dari arah barat anda bisa melalui : Simpang tiga Secang menuju ke pertigaan Krincing atau pertigaan pertama dari lampu merah ke arah Semarang kemudian kita belok kanan di pertigaan krincing menuju arah Grabag. Nah dari pasar Grabag atau dari perempatan pasar Grabag kita lurus terus ke arah Mangli hingga melewati bumi perkemahan Mangli. Setelah sampai di bumi perkemahan Mangli naik terus melewati 2 dusun (dusun Mantran wetan dan mantran kulon) jika sudah  sampai di SD Girirejo 2, belok kiri sampai menemukan dusun Sawit.

menuju puncak Andong memiliki waktu tempuh yang singkat


Bila beberapa gunung memerlukan waktu tempuh yang lama untuk dapat mencapai puncaknya, hal ini tidak berlaku jika kamu mendaki gunung Andong. Untuk dapat mencapai puncak gunung Andong hanya memerlukan waktu 2-3 jam perjalanan. Hal ini berbeda jika kamu mendaki gunung-gunung lainnya di area Jawa Tengah. Misalnya gunung Merbabu via selo yang memerlukan waktu 7-8 jam untuk dapat mencapai puncaknya, atau gunung Lawu via cemoro sewu yang memerlukan waktu sekitar 9-10 jam untuk dapat mencapai puncak Hargo Dumilahnya. Dengan waktu tempuh yang singkat tentu tidak akan banyak memerlukan barang bawaan serta dapat menghemat tenaga selama perjalanan.

Gunung andong memiliki track yang cukup mudah    

Kita wajib bersyukur, terutama atas kebaikan warga sekitar dan aksi dari beberapa komunitas atau organisasi pecinta alam yang sudah membuatkan jalur yang jelas untuk dapat menuju puncaknya. Tidak hanya jalur saja, di gunung Andong juga sudah banyak terdapat papan penunjuk arah untuk dapat memudahkan kita menyusuri jalur yang sudah disediakan sehingga kita tidak mudah tersesat ataupun berjalan keluar dari jalur yang sudah disediakan. Selain itu beberapa bagian dari track di gunung Andong juga sudah dibuat anak tangga meskipun hanya dari batang pohon dan beberapa diantaranya dari batu. 


Terdapat sumber mata air di jalur pendakiannya

Ketersediaan mata air adalah satu dari beberapa alasan gunung ini wajib untuk didaki. Bila beberapa gunung tidak terdapat sumber mata air  di sepanjang jalur pendakiannya, hal tersebut tidak berlaku jika kamu mendaki gunung andong. Di gunung andong terdapat sumber mata air yang bisa kamu manfaatkan sekedar untuk keperluan mencuci kaki tanganmu ataupun digunakan untuk keperluan memasak. Sumber mata air tersebut dapat kamu temukan di sisi sebelah kanan jalur diantara jalan dari pos 1 menuju ke pos 2. Sumber mata air tersebut meskipun tidak terlalu besar, namun cukuplah untuk mencukupi kebutuhan airmu selama kamu ngecamp di puncak karena biasanya para pendaki juga sudah membawa bekal air yang mereka bawa dari bawah. Gunakanlah sumber air itu dengan bijak, jadilah pendaki yang dewasa serta bertanggung jawab dengan tidak merusak atau mengotori sumber air yang ada.

Memiliki area yang luas untuk dapat mendirikan tenda

suasana di camping ground

Salah satu tempat ideal untuk dapat mendirikan tenda adalah camping ground atau area camping yang dapat kamu temukan sebelum jalur punukan sapi menuju ke puncak alap-alap. Area ini cukup datar dan cukup luas untuk dapat menampung belasan tenda para pendaki yang ingin mendirikan tenda di tempat ini. Namun perlu kamu tau, ketika akhir pekan atau hari libur nasional tiba. Pengunjung yang melakukan pendakian akan membludak dan seringkali membuat kita tidak memperoleh tempat yang tepat serta aman untuk dapat mendirikan tenda. Oleh karenanya, bila ingin suasana yang sepi atau hening serta ingin mendapatkan foto dengan pemandangan yang indah tanpa adanya background lautan pendaki, kamu bisa melakukan pendakian pada hari biasa dan bukan mendaki pada hari libur. Selain di camping ground ( puncak jiwa ) tempat lain yang bisa sebagai area untuk dapat mendirikan tenda adalah di puncak makam, namun tempat ini letaknya cukupjauh dari puncak alap-alap.

Panorama yang luar biasa indah bisa kamu dapatkan di puncak


Gunung andong memanglah tidak lebih tinggi  bila dibandingkan gunung-gunung di sekitarnya, misalkan gunung merapi yang memiliki ketinggian 2930 mdpl dan gunung merbabu yang memilki ketinggian 3145 mdpl. Namun janganlah menganggap dengan ketinggian 1726 mdpl kamu tidak dapat melihat pemandangan atau panorama yang indah. Bila cuaca mendukung dan tidak tertutup mendung maka kamu akan dapat melihat beberapa gunung di propinsi Jawa Tengah lainnya. Kamu bisa melihat gunung Merapi dan Merbabu di sisi selatan, gunung kembar Sindoro, Sumbing dan Telomoyo dapat kamu lihat disisi sebelah barat. Tidak ketinggalan gunung Lawu dengan gagah berdiri menyapamu disisi sebelah tenggara. Bahkan gunung Slamet dapat kamu lihat meskipun sangat jauh dan nampak samar-samar bilamana cuaca sangat cerah. Selain itu tentu kamu dapat melihat golden sunrise terbaik untuk dapat kamu abadikan jika kamu bermalam di gunung andong dan mau menunggu datangnya fajar, melihat sang surya muncul di ufuk timur di bumi pertiwi Indonesia.

Setelah berlelah-lelah hutan pinus mangli siap menjadi tempat melepaskan penatmu

hutan mangli

Selain mendaki gunung Andong, kamu juga dapat berwisata alam ke hutan pinus Mangli yang letaknya tidak jauh dari basecamp gunung Andong. Hutan pinus Mangli merupakan area yang sangat luas dan dipenuhi oleh pohon pinus dengan ukuran yang besar dan menjulang tinggi. Hutan pinus ini masih sangat asri dan  merupakan tempat yang ideal untuk ‘ngadem” sekedar melepaskan penatmu. Oya kamu juga dapat mendirikan hamcock yang bisa kamu ikatkan pada kedua pohon pinus yang berdekatan dihutan ini serta dapat mengambil gambar pada beberapa spot menarik yang bisa kamu dapatkan di area yang memiliki luas beberapa hektar ini.   

Dari artikel diatas semoga kamu tidak ragu lagi untuk melakukan kegiatan pendakian ke gunung Andong. Tetap jaga kelestarian alam ini untuk masa depan yang lebih baik.....   

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 alasan mengapa gunung andong cocok untuk pendaki pemula khususnya di jawa tengah"

Post a Comment