review sandal gunung eiger, pengalaman menggunakan sandal gunung eiger

Artikel ini adalah murni pengalaman admin, tidak ada maksud untuk mempromosikan sebuah produk tertentu, melainkan hanyalah berbagi pengalaman dalam menggunakan suatu produk.

Review sandal gunung eiger. Guna menunjang kegiatan pendakiannya, tidak sedikit rekan-rekan menggunakan sandal gunung untuk digunakan berpetualang mendaki gunung, menggapai tempat-tempat yang indah di atas ketinggian. Sandal gunung dipilih karena alas kaki yang satu ini dari segi ekonomi termasuk murah, serta sangat praktis digunakan.

review sandal gunung eiger

Berbicara sandal gunung, admin mempunyai pengalaman menggunakan sandal gunung dengan merk Eiger sejak tahun 2006. Sandal gunung bagi saya sendiri merupakan suatu kebutuhan wajib, mengapa demikian? Pasalnya saya tidak menggunakan sandal gunung untuk digunakan pada waktu pendakian saja, melainkan digunakan untuk kegiatan sehari-hari misalnya berangkat kerja, ikut organisasi maupun kegiatan travelling. Nah sejak tahun 2006 setidaknya saya sudah 3x ganti sandal gunung, namun dengan merk yang sama. Mengapa saya memilih sandal gunung Eiger?  berikut penjelasannya :

Harga cukup terjangkau

Meskipun sedikit lebih mahal disbanding beberapa kompetitornya, namun dengan kualitas yang teruji membuat saya sampai kini tetap menggunakan sandal dengan merk ini. Saya ingat benar pada awal pertama saya membeli sandal ini seharga Rp.76.000: sekarang dengan jenis yang saman untuk harga sandal baru berkisar antara 100-150 ribu. Saya rasa harga ini cukup terjangkau meskipun untuk kalangan pelajar. Memang untuk sandal KW akan jauh lebih murah, harga sandal KW berkisar 80 ribu sampai 90 ribu, beda tipis bukan ? namun untuk mendapatkan kenyamanan serta kualitas yang baik saya menganjurkan untuk tetap menggunakan sandal yang asli.

Terbukti awet

Sandal gunung eiger terbukti sangat awet meskipun digunakan sehari-hari. Rata-rata sandal yang saya pakai penggunaannya lebih dari 4 tahun baru mengalami beberapa kerusakan. Dengan harga yang tidak terlalu mahal serta kualitas yang telah teruji maka anda tidak perlu ragu lagi menggunakan sandal dengan jenis ini. 

Mudah didapat

Seringkali kita merasa khawatir tentang keaslian barang yang akan kita beli, namun berkat adanya toko-toko resmi dari eiger yang dapat kita jumpai di beberapa kota-kota besar, setidaknya dapat memberikan jaminan bahwa  barang yang kita beli adalah barang yang asli. Beberapa outlet eiger juga dapat kita temui di beberapa toko buku seperti di Gramedia ataupun beberapa mall seperti matahari mall dan lain-lain. Hal ini akan memudahkan kita mendapatkan barang yang kita butuhkan dengan kualitas dan harga yang terbaik.

Memiliki grip yang tebal

Yang saya sukai  dari sandal eiger adalah, sandal ini memiliki grip yang cukup tebal. Grip yang tebal manfaatnya sangat saya rasakan ketika melewati medan yang keras dan berbatu. Grip yang tebal membuat lutut kita tidak mudah terasa nyeri karena getaran antara kaki dan medan yang kita lalui dapat diminimalisir.awalnya pernah saya menggunakan sandal dengan merk lain, namun sandal gunung eiger dengan model jepitlah menurut saya yang paling nyaman. Namun jangan sesekali menggunakan sandal gunung untuk melakukan pendakian dengan jarak yang jauh serta medan yang berbatu ya…pengalaman saya menggunakan sandal gunung untuk mendaki gunung lawu via cemoro sewu pada akhir tahun 2013 lalu. Jalur yang berbatu serta waktu tempuh yang cukup lama ditambah saya memakai sandal gunung yang sudah tipis membuat kedua lutut sangat nyeri. Untuk pendakian yang melewati medan berbatu dan jangka waktu yang lama saya menyarankan tetap menggunakan sepatu gunung.


Memiliki tali webbing yang kuat

Tali pada sandal atau orang biasa menyebutnya sebagai tali webbing merupakan salah satu factor yang perlu dipertimbangkan ketika akan membeli sebuah sandal. Sandal eiger terbukti memiliki tali webbing yang kuat, hal itu telah teruji bahkan sampai penggunaan berkisar 4 tahun, tali webbing pada sandal yang saya kenakan belumlah  putus. Yang menjadi permasalahan utama adalah, untuk jenis sandal dengan model jepit, tali webbing pada bagian yang kita jepit antara jari kaki pertama dan kedua seringkali akan menjadi panjang dan tipis, hal itu sangat saya maklumi karena penggunaannya yang sudah lama.


Memiliki banyak model 

Bila dahulu sandal gunung hanya ada 2 model yakni sandal dengan model slop serta model jepit, maka saat ini tersedia banyak model sandal yang bisa anda pilih serta anda jadikan pertimbangan sebelum menjatuhkan pada satu pilihan. Tidak hanya model slop dan jepit saja, sandal dengan model tertutup serta dilengkapi pelindung pada bagian depannya kini banyak dilirik, karena sandal dengan model ini memberikan perlindungan lebih terutama pada jari-jari kaki anda yang sering mengalami trauma atau lecet yang diakibatkan karena benturan baik itu benturan karena batu ataupun terkena ranting-ranting pohon yang dapat anda temui di sepanjang perjalanan anda.

Itulah beberapa alasan saya memilih sandal gunung eiger untuk saya gunakan selama pendakian terutama pada pendakian gunung dengan medan yang tidak terlalu sulit serta tidak memerlukan waktu yang lama untuk dapat mencapai puncaknya. Namun saya juga memiliki pengalaman yang kurang memuaskan terutama pada produk yang terakhir saya beli. Andal gunung dengan jmodel slop yang saya beli akhir tahun 2015 lalu memiliki beberapa kekurangan yang mungkin kekurangan tersebut tidak saya temui pada produk-produk eiger yang lama. Kekurangan dari produkyang terakhir saya beli adalah sebagai berikut :

Plastik penghubung antara tali webbing satu dengan yang lainnya memiliki kualitas yang kurang baik

plastik penghubung yang mempunyai tekstur yang kasar

Hal itu saya rasakan, karena model yang terdahulu, plastik penghubung antara tali webbing memiliki tekstur yang halus serta mampat ( tidak ada rongga di bagian dalamnya ). Berbeda dengan sekarang, plastik penghubung yang digunakan sekarang rata-rata memiliki tekstur yang kasar serta memiliki rongga pada bagian yang menempel pada tumit kaki kita selama digunakan. Alhasil tumit kaki kita akan terasa nyeri dibuatnya, karena selain menggunakan jenis plastic yang memiliki tekstur kasar tumit kaki kita akan terasa sangat nyeri akibat gesekan dengan plastic penghubung yang berongga. Alternatifnya kita harus menggunakan kaus kaki untuk melindungi kaki kita agar tidak lecet.


Jahitan pada tali webbing yang mulai menurun kualitasnya

Sandal gunung yang terakhir saya beli memiliki kualitas jahitan yang kurang bagus, terbukti baru beberapa bulan menggunakan jahitan pada bagian atas sudah mengalami kerusakan, kerusakan tersebut berupa jahitan yang mulai lepas sehingga serat bahan penyusun dari sandal tersebut ikut lepas karena jahitan bagian samping tidak ada yang mengunci atau memfiksasinya.

kualitas jahitan yang mulai menurun

Itulah sedikit review saya dalam menggunakan salah satu produk eiger yakni sandal gunung. Menurut pengamatan saya, produk eiger mengalami penurunan kualitas tidak hanya pada sandal gunung saja melainkan beberapa produk lainnya seperti daypack dan beberapa produk tas. Harapan saya sebagai salah satu user yang setia menggunakan produk dari eiger, semoga ada perbaikan kualitas terhadap produk yang dikeluarkannya, sehingga eiger dapat lebih bersaing tidak hanya bersaing dengan produk-produk lokal dari Indonesia saja, melainkan produk peralatan outdoor yang berasal dari luar negeri. Saya sendiri tetap bangga menggunakan produk eiger sebagai produk buatan dalam negeri, seperti saya bangga berbangsa Indonesia.

Semoga artikel mengenai review sandal gunung eiger serta pengalaman saya menggunakan sandal gunung eiger ini bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Salam !

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "review sandal gunung eiger, pengalaman menggunakan sandal gunung eiger"

  1. Bagaimana cara mengubah tali belakang sandal gunung agar bisa dipakaivseperti sandal biasa?

    ReplyDelete