10 tips memilih hammock untuk mendaki gunung dan camping

Tips dalam memilih hammock. Bagi kamu yang suka akan kegiatan alam baik itu mendaki gunung maupun kegiatan camping serta liburan, tentu kamu tidak asing lagi dengan namanya hammock. Kini penggunaan hammock semakin  meningkat dan semakin populer di kalangan penggiat kegiatan alam. Hal tersebut sebanding dengan peningkatan animo masyarakat terutama kaum muda terhadap kegiatan mendaki gunung maupun camping. Bagi yang belum mengetahui hammock, saya akan sedikit memberikan gambaran mengenai apa itu hammock. Hammock adalah sebuah alat berupa ayunan yang terbuat dari kain ataupun bahan sintetis lainnya. Hammock berfungsi sebagai tempat untuk berlindung maupun tempat untuk beristirahat serta penggunannya dikaitkan pada tiang atau pohon, sehingga seseorang dapat tidur di dalamnya dengan kondisi menggantung diatas permukaan tanah.

10 tips memilih hammock
sumber : pixabay.com

Hammock merupakan alat perlindungan dan tempat untuk beristirahat yang cukup nyaman ketika kita mendaki gunung maupun camping. Penggunaan hammock sebagai tempat berlindung dari serangan binatang pertama kali dilakukan oleh suku Maya yang berasal dari benua Amerika. Setelah penjelajah dari Eropa datang dan memperkenalkan hammock sebagai tempat tidur, maka penggunaan hammock semakin populer terutama di dunia barat. Pada saat itu hammock digunakan sebagai tempat tidur bagi pelaut di dalam kapal karena memiliki beberapa kelebihan. Salah satu kelebihannya adalah para pelaut tidak mudah jatuh ketika tidur meskipun kapal diterba ombak yang cukup besar. Berbeda dengan tidur tanpa menggunakan hammock dimana kapal yang ditumpanginya seringkali diterpa gelombang ombak yang cukup tinggi dan menyebabkan beberapa diantara pelaut terjatuh dari tempat tidurnya. Kini penggunaan hammock tidak sebatas untuk keperluan tidur para awak kapal saja, "ber-hammocking" kini menjadi sebuah gaya hidup terutama ketika camping, berlibur ataupun pada saat mendaki gunung. Adapun keuntungan apabila kita menggunakan hammock diantaranya :

Manfaat menggunakan hammock ketika mendaki gunung dan camping


1. Memberikan kenyamanan yang lebih

Penggunaan hammock sebagai tempat untuk beristirahat tentu saja akan memberikan kenyamanan yang lebih dibandingkan jika dibandingkan dengan tidur diatas tanah. Meskipun sudah dilapisi dengan matras dan menggunakan slepping bag, tidur diatas tanah membuat punggung kita akan terasa sakit terutama pada permukaan tanah yang tidak rata. Sebaliknya menggunakan hammock dengan bahan yang halus akan mengurangi nyeri pada bagian punggung kita karena punggung kita tidak bersentuhan langsung pada bagian permukaan tanah yang keras.

2. Dapat terhindar dari gigitan binatang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tidur dengan menggunakan hammock dapat menghindarkan diri kita terhadap serangan binatang baik itu serangga maupun binatang melata. Untuk melindungi diri kita terhadap gigitan binatang khususnya serangga sebaiknya  kita menggunakan hammock yang dilengkapi kelambu di bagian atasnya.

3. Dapat digunakan pada medan dan cuaca yang extreme

Jika anda melakukan petualangan di tempat-tempat yang cenderung lembab dan basah sebaiknya membawa dan menggunakan hammock sebagi tempat untuk beristirahat. Tidur di tempat yang basah akan berakibat buruk terhadap paru-paru kita dan dapat mengakibatkan tubuh kita mengalami hipotermia.

4. Dapat meminimalkan terjadinya kerusakan alam

Ketika "Leave No Trace” diperkenalkan sebagai etika dalam berkegiatan outdoor maka penggunaan hammock semakin meningkat. Hal itu berkat adanya kesadaran para penggiat alam untuk tidak meninggalkan sampah serta tidak merusak alam dengan meninggalkan jejak mereka pada tempat yang mereka singgahi. 


5. Praktis dan mudah dalam penggunaannya

Penggunaan hammock sangat praktis karena hanya memerlukan 2 pohon sebagai tiang pancangnya. Selain pohon sebenarnya masih ada beberapa alternatif lainnya yang dapat kita gunakan untuk mengaitkan ujung hammock, salah satunya adalah mengaitkannya pada tebing. Mengaitkan ujung-ujung hammock pada tebing dirasa cukup kuat untuk dapat menahan beban orang yang menggunakannya, tentunya kita juga harus memilih tebing yang kuat serta berukuran yang cukup besar.

Setelah kita membahas beberapa manfaat menggunakan hammock dalam kegiatan mendaki gunung kita akan membahas tips memilih hammock yang baik sesuai dengan kebutuhan kita. Selain perlu memperhatikan ukuran serta panjang hammock, sebenarnya masih ada hal-hal lain yang perlu anda perhatikan dalam memilih hammock. Berikut tips memilih hammock yang berhasil ruang pendaki rangkum :

Tips memilih hammock untuk mendaki gunung dan camping


  1. Pilihlah model yang tepat sesuai kebutuhan anda
Tips memilih hammock pertama sebagai bahan pertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah hamcock adalah, sesuaikan dengan lokasi tempat anda menggunakan hammock tersebut. Sebagai contoh model hammock yang besar dan memiliki fitur yang lengkap cocok anda gunakan untuk mendaki gunung dan berkemah. Fitur yang lengkap seperti adanya kelambu pada bagian atas berfungsi melindungi diri anda terhadap gigitan binatang. Sebaliknya jika anda ingin menggunakan hammock sekedar untuk duduk-duduk membaca buku dan untuk keperluan berlibur di pantai pilihlah hammock dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan memiliki ukuran jaring-jaring yang lebih lebar karena hammock yang tidak terlalu besar akan memudahkan kita dalam proses packing. Selain itu hammock yang memiliki ukuran jaring-jaring yang cukup lebar memiliki keuntungan lain yakni tidak terlalu panas ketikakita guanakan. Hal itu dikarenakan hammock tersebut memiliki cukup ventilasi sehingga udara bisa masuk ke dalamnya.

Secara umum model hammock dapat kita kategorikan menjadi 4 yakni :

Model single nylonModel hammock single nylon sangat mudah digunakan dan cocok digunakan untuk camping secara perseorangan. Model ini memiliki peregangan yang cukup dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Kekurangannya model ini hanya cukup untuk menampung satu orang sehingga tidak disarankan digunakan lebih dari 1 orang meskipun hanya digunakan untuk duduk.
Hammock dengan nylon gandaModel ini memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih luas dari model single nylon. Selain itu hammock dengan nylon ganda dapat digunakan untuk duduk bersantai dua orang karena cukup kuat, namun apabila digunakan untuk tidur hammock ini hanya bisa memuat 1 orang saja meskipun tergolong hammock yang lebar. Hammock ini juga cocok digunakan bagi orang-orang yang menginginkan ruang yang lebih banyak dan lebih nyaman digunakan.

Model ultralight. Model ini terbuat dari bahan yang ringan dan memiliki bentuk dengan menekankan pada desain yang kompak. Dengan segala kelebihannya  membuat hammock ultralight menjadi pilihan bagi seseorang yang menginginkan kepraktisan dan kemudahan dalam kegiatan ber-hammocking.

Hammock dengan model ekspedisi / model backcountryModel ini memiliki fitur-fitur yang sangat lengkap dan cocok digunakan pada kegiatan ekspedisi di pedalaman dengan medan yang sulit. Beberapa fitur yang ada di hammock jenis ini diantaranya terpal yang dapat melindungi pengguna dari hujan maupun dari suhu yang ekstreme.    

  
2. Sesuaikan lebar hammock  dengan kebutuhan
Dalam memilih hammock selain mempertimbangkan model maka kita harus mempertimbangkan lebar hammock sesuai dengan ukuran kita. Jangan sampai hammock yang kita beli terlalu kecil ataupun terlalu besar sehingga banyak space kosong yang justru membuat kita tidak nyaman ketika menggunakanya. Lantas berapa ukuran hammock yang ideal yang dapat kita gunakan?
Lebar suatu hammock bervariasi dan beberapa produsen pembuat hammock akan menawarkan beberapa macam ukuran, namun secara garis besar beberapa produsen hammock menawarkan hammock dengan ukuran lebar sekitar 48 inchi, 72-84 inchi atau 102 inchi. Anda bisa menyesuaikan lebar dengan ukuran badan anda dan mencobanya sebelum membawa pulang. 

3. Sesuaikan panjang hammock
Panjang sebuah hammock sangat bervariasi, tidak ada ketentuan khusus dalam memilih panjang suatu hammock, namun bagi orang yang memliki tubuh jangkung sangat disarankan agar memilih ukuran panjang lebih dari 8 kaki (96 inchi). 

4. Pilihlah hammock yang terbuat dari nylon
Kekuatan nylon sudah tidak diragukan lagi. Serat sintetis ini lebih kuat dibandingkan dengan bahan lainnya dan memiliki berat yang jauh lebih ringan. Nylon juga merupakan serat yang tahan akan air sehingga tidak mudah putus ketika digunakan di tempat yang lembab serta kondisi hujan.  

5. Perhatikan suspensi
Suspensi pada sebuah hamcock adalah tali yang menghubungkan antara body hammock dengan tree hurgger. Suspensi terdiri dari tali dan carabiner. Beberapa produsen menjual hammock lengkap dengan suspensi untuk menghubungkannya, tetapi beberapa lagi menjualnya secara terpisah. Sebelum anda membawa pulang hammock yang anda beli perhatikan apakah hammock tersebut sudah dilengkapi suspensi atau harus membelinya secara terpisah.   

6. Perhatikan bagian-bagian dari hammock 
Body hammock itu sendiri terdiri dari beberapa bagian, masing-masing bagian memiliki fungsi tersendiri. Body hammock yang baik memiliki beberapa bagian, diantaranya adalah :

Underquilt: Lapisan dibawah body, terbuat dari kain, dacron atau down, untuk mengurangi suhu dingin yang berasal dari bawah badan hammock.
Ridgeline: Ridgeline merupakan sebuah tali yang dipakai untuk membantu body agar tidak melorot dan memiliki fungsi meluruskan body hammock yang kita pakai.
7. Carabiner
Dalam memilih hammock hal yang perlu anda pertimbangkan adalah memilih carabiner yang kuat dan model yang tepat. Carabiner dengan gerbang pengait menggunakan kawat adalah tipe yang dianjurkan. Model fiksasi menggunakan kawat memiliki banyak kelebihan jika dibandingan dengan jenis carabiner dengan model fiksasi memutar. Salah satunya kelebihan carabiner dengan fiksasi gerbang kawat adalah mudah digunakan serta jarang sekali terjadi macet seperti yang banyak terjadi pada carabiner dengan kunci memutar. 

8. Warna
Pilihlah hammock sesuai dengan warna kesukaan anda, atau pilihlah hammock dengan warna yang cerah. Dengan memilih hammock yang mempunyai warna cerah maka dapat meminimalkan kalor atau panas yang terserap, sehingga diharapkan hammock tetap nyaman anda gunakan meskipun dalam kondisi yang panas.

9. Sesuaikan dengan budget, jangan terpaku pada merk

Tips dalam memilih hammock selanjutnya adalah jangan terpaku pada merk namun perhatikanlah fungsi serta keuangan anda. Saat ini banyak sekali produsen-produsen hammock lokal seperti hammock eiger maupun hammock consina yang telah menghasilkan hammock berkualitas dan tidak kalah dengan beberapa produsen hammock impor yang memiliki harga yang jauh lebih mahal. Bijaklah dalam memilih suatu barang belilah sesuai dengan kebutuhan bukan membeli sesuai keinginan.

10. Perhatikan fitur tambahan 
  • Terpal
Cuaca yang tidak terduga seperti hujan terkadang akan sedikit mengacaukan rencana dalam berpetualang. Dalam kondisi seperti itu maka sebaiknya anda memilih hammock yang mempunyai fasilitas tambahan seperti tambahan sebuah terpal. Saat ini banyak produsen pembuat hammock menawarkan terpal tahan cuaca yang dirancang khusus untuk melindungi seseorang tidur menggantung meskipun dalam kondisi hujan sekalipun.
  • Fasilitas penyimpanan ( bug )
Pilihlah hammock yang dilengkapi dengan tas penyimpanan. Dengan adanya tas penyimpanan maka anda tidak akan perlu repot-repot menyiapkan tas khusus yang akan anda bawa untuk menimpan hammock anda dalam kegiatan mendaki gunung ataupun kegiatan outdoor lainnya.

Itulah tadi 10 tips dalam memilih hammock untuk mendaki gunung dan kegiatan camping. Pilihlah hammock sesuai dengan kebutuhan anda, dan banggalah dengan produk-produk dalam negeri. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 tips memilih hammock untuk mendaki gunung dan camping"

Post a Comment