jalur pendakian gunung Butak via panderman disertai estimasi waktu pendakian

Jalur pendakian gunung Butak via Panderman. Gunung Butak merupakan salah satu dari 15 gunung di Jawa Timur untuk referensi pendakian yang bisa kamu cumbui keelokan atau keindahannya. Gunung Butak berada di ketinggian 2.868 MDPL dan secara administratif berada di perbatasan antara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang. Untuk dapat mencapai puncak dari gunung Butak kamu dapat melalui beberapa jalur pendakian yang ada. Jalur pendakian yang terkenal adalah Jalur pendakian gunung Butak via Sirah Kencong. Selain melalui jalur pendakian via Sirah Kencong, kamu juga dapat melalui jalur lainnya yakni melalui jalur pendakian gunung Butak via Panderman.

jalur pendakian gunung Butak via panderman
sumber : mdplindonesia @ endikfirmansya

Gunung yang masih dalam gugusan gunung putri tidur ini ( Disebut putri tidur karena apabila dilihat dari kejauhan akan nampak seperti seorang wanita yang sedang tidur secara terlentang ) merupakan gunung dengan status tidak aktif. Selain itu tidak ada catatan sejarah yang menunjukkan gunung ini pernah mengalami aktifitas vulcanik. Gunung yang memiliki pemandangan puncak berupa savana yang elok ini memiliki trek yang cukup terjal dan cukup menguras tenaga. Meskipun demikian, trek yang sulit tidak menjadikan gunung ini sepi akan pendaki. Justru dengan adanya jalur pendakian yang cukup sulit dilalui sebagian dari pendaki akan memperoleh pengalaman dan tantangan tersendiri dalam menggapai puncak puncak gunung Butak, salah satunya dengan melewati jalur pendakian gunung Butak via Panderman.

Pos pendakian

Sebelum anda melakukan pendakian gunung Butak via Panderman sebaiknya anda mengurus perizinan terlebih dahulu di pos pendakian. Di pos ini terdapat beberapa fasilitas seperti tempat informasi dan parkir kendaraan bermotor. Adapun syarat untuk mendaki gunung Butak adalah harus membayar biaya retribusi yang telah ditetapkan. Biaya retribusi pendakian sampai artikel ini ditulis adalah sebesar Rp.7.000;. 

Awal pendakian 

Di awal pendakian anda dihadapkan pada jalanan berpaving dan tertata cukup rapi dengan trek yang cukup menanjak. Trek di awal pendakian ini dapat sebagai pemanasan untuk melewati trek selanjutnya. Tidak lama setelah anda melalui jalanan yang berpaving maka anda akan menemukan jalan masuk yang belum dimistar atau dalam kata lain anda akan melewati jalanan setapak. Terdapat sebuah mata air yang bisa anda manfaatkan untuk sekedar mengisi perbekalan selama anda melakukan pendakian. 

Memasuki hutan, trek yang dihadapi seringkali tertutup dengan rumput yang cukup tinggi. Di area ini anda mungkin dihadapkan pada jalur yang bercabang. Berhati-hatilah dan telitilah dalam memilih jalur pendakian, amati penunjuk arah yang ada. Jalur pendakian ke gunung Butak berada pada jalur yang mengarah ke sebelah kanan. Apabila anda salah memilih jalur, anda justru akan keluar dari bukit dan semakin menjauhi trek untuk menuju puncak. Sebuah pos berupa pos ketekan akan menyambut anda dengan areanya yang cukup luas dan merupakan tempat yang ideal untuk mendirikan tenda.

Pos demi pos dengan kesulitan yang berbeda

Apabila anda melakukan pendakian gunung Butak via Panderman, setidaknya anda harus melewati 4 pos terlebih dahulu dan pos terakhir merupakan area untuk mendirikan tenda ( camping ground ). Sebelum anda sampai area camping ground dengan padang savananya yang cukup luas, dari awal pendakian sampai pos 1 anda akan melewati trek yang cukup terjal dan merupakan trek yang termudah untuk dilewati. Selanjutnya dari pos 1 ke pos 2 anda akan melewati trek yang lebih menanjak lagi dengan rimbunnya vegetasi hutan hujan tropis serta rimbunnya tanaman kopi yang bisa anda lihat di beberapa area sekitar jalur pendakian.

Dari pos 2 menuju ke pos 3, jalur yang dilalui akan semakin sulit. Tidak hanya jalur yang semakin menanjak, beberapa pohon yang tumbang seringakali akan menghalangi perjalanan anda. Di beberapa titik anda akan menemukan rimbunnya pepohonan yang memaksa anda harus membungkukkan badan untuk dapat melewatinya. Di kawasan ini seringkali terjadi kebakaran hutan yang membuat beberapa pohon masih tegak berdiri meskipun beberapa diantaranya sudah mati akibat lalapan si jago merah. Dari pos 3 ke pos 4 medan yang dihadapi adalah tanah layaknya tanah liat yang akan semakin licin terutama pada saat musim hujan dan akan rawan terjadi longsor dengan vegetasi yang semakin menipis. Oleh karenanya anda harus berhati-hati ketika melewati area ini. Jalur pendakian layaknya seperti cerukan aliran air dari bagian atas gunung yang memaksa pendaki harus pandai-pandai mencari pegangan pohon sebagai tumpuan agar tidak mudah terjatuh dan terpeleset. 

Camping Ground dengan padang savana yang indah

jalur pendakian gunung Butak via panderman
sumber : instagram aditkuru

Setelah melewati keempat pos maka sampailah anda di area camping ground. Sebuah tempat yang sangat luas dan dapat menampung banyak tenda bagi para pendaki yang ingin bermalam. Camping ground merupakan padang rumput dengan beberapa pepohonan di sekitarnya. Bila anda beruntung dan melakukan pendakian di bulan-bulan tertentu ( sekitaran bulan Agustus ) anda dapat melihat bunga edelweis bermekaran diantara rerumputan yang banyak tumbuh di area ini. Alasan tempat ini merupakan tempat yang ideal untuk mendirikan tenda selain memiliki area yang datar dan cukup luas adalah, tempat ini memiliki sumber mata air yang bisa anda manfaatkan untuk keperluan memasak. 

Puncak Gunung Butak yang unik dan mempesona

jalur pendakian gunung Butak via panderma
puncak gunung Butak

Anda perlu berjalan kurang lebih 15 menit dari camping ground untuk dapat mencapai gunung Butak. Bila gunung Andong mempunyai ciri khas puncaknya yang menyerupai punuk sapi dan gunung sindoro yang memiliki kawah dengan gas belerangnya, maka gunung Butak memiliki keistimewaan memiliki puncak berupa padang rumput yang indah. Sangat jarang gunung yang memiliki kawasan puncak dengan area yang cukup luas dan berupa padang rumput seperti yang dimiliki gunung Butak. Di kawasan ini anda dapat melihat gunung-gunung lainnya di daerah Jawa Timur yang gagah berdiri dan terlihat sangat jelas. Beberapa gunung yang bisa anda lihat di puncak gunung Butak diantaranya adalah : Gunung Semeru, gunung Panderman, gunung Arjuna, gunung Lawu dan gunung Welirang.  


Berapa lama untuk dapat mencapai puncak gunung Butak?

Rata-rata pendaki memerlukan waktu sekitar 9-10 jam untuk dapat mencapai gunung Butak, dengan catatan perjalanan lancar dan tidak ada kendala teknis yang cukup berarti. Untuk waktu turun rata-rata menghabiskan waktu 4 jam perjalanan.

Adakah mata air di sepanjang jalur pendakian ?

Terdapat beberapa mata air di sepanjang jalur pendakian. Bahkan beberapa diantaranya menyembul keluar sedangkan airnya membasahi jalanan yang kita lewati. Namun mata air yang biasa digunakan adalah mata air yang terdapat di awal jalur pendakian dan mata air di sekitar camping ground.

Tips mendaki Gunung Butak

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan pendakian. Hindari mendaki gunung saat musim hujan karena akan lebih beresiko, bahaya petir, pohon tumbang dan badai sangat dimungkinkan apabila anda mendaki di musim penghujan.
  2. Di sepanjang jalur pendakian anda akan menemukan percabangan jalan. Perhatikan papan penunjuk yang tersedia. Apabila anda salah jalur maka anda akan keluar dari bukit dan masuk ke perkebunan warga.
  3. Terdapat beberapa mata air yang bisa anda manfaatkan sebagai persediaan perbekalan. Ambilah air secara cukup dan pergunakanlah secara bijak. Jangan mengotori atau bahkan mencemari mata air tersebut.
  4. Ada baiknya anda menggunakan sepatu gunung sebagai alas kaki karena trek yang cukup rimbun dan terdapat banyak kayu sehingga akan sangat beresiko menciderai kaki anda apabila anda menggunakan sandal gunung. Baca juga : 10 tips memilih sepatu gunung 
  5. Jangan mendirikan api unggun apabila anda memang tidak membutuhkannya. Apabila anda terpaksa menyalakan api unggun pastikan bekas api unggun anda benar-benar padam api maupun baranya. Kebakaran hutan yang terjadi seringkali berasal dari sisa perapian pendaki yang tidak padam sepenuhnya.
  6. Jagalah kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan aksi vandalisme dan tidak mengganggu habitat satwa di sekitarnya.

Kesimpulannya :

Meskipun gunung Butak tidak sepopuler gunung lainnya di wilayah Jawa Timur, namun gunung Butak menawarkan keindahan yang cukup memikat serta mempesona. Mengingat lamanya perjalanan yang harus ditempuh sebaiknya anda melengkapi perbekalan anda dengan logistik yang cukup serta jangan lupa untuk membawa barang-barang yang harus dibawa saat mendaki gunung. Jadilah pendaki yang bijaksana dengan menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi etika pendakian. Semoga informasi mengenai jalur pendakian gunung Butak via panderman ini bermanfaat, salam lestari.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "jalur pendakian gunung Butak via panderman disertai estimasi waktu pendakian"

  1. Wah gunung Butak lewat Panderman, inget2 nostalgia dulu nih semasa saya SMA. Jadi kangen lewat sana nih :D

    ReplyDelete
  2. Tanjakan setan di 3/4 perjalanan menuju camping ground paling menguras tenaga. Begitu sampai di puncak bayangan (setelah tanjakan setan dengan kemiringan 45-70 derajat tergantung kondisi tanah saat itu) pun pendaki masih perlu melewati hutan yg lumayan panjang. Setelah itu trek mulai berubah menjadi sulit lagi, apalagi ketika musim hujan (saat saya mendaki) banyak pohon tumbang dan longsor. Diperlukan kira-kira 14-15 jam untuk tiba di savanah.

    ReplyDelete