10 gunung terangker di Indonesia menurut para pendaki gunung

Gunung Terangker Di Indonesia. Indonesia merupakan negara kepualauan yang memiliki banyak gunung maupun pegunungan. Tidak terhitung berapa jumlah gunung yang ada di negara ini dari Sabang Sampai Merauke. Sebagian gunung di Indonesia adalah gunung yang masih dalam kondisi aktif, kondisi tidur dan sebagian lagi adalah gunung yang sudah mati atau dalam artian tidak ada lagi aktifitas vulkanik di dalamnya. 

gunung terangker di Indonesia


Berbicara tentang gunung di Indonesia, gunung memegang peranan penting dalam kehidupan sosial spiritual dalam masyarakat. Pada jaman dahulu  gunung seringkali dijadikan tempat untuk melakukan ritual, bertapa, bersemedi maupun digunakan sebagai tempat untuk mengasingkan diri. Tidak hanya itu, seringkali kita mendengar cerita-cerita mistis yang berkembang di dalam masyarakat tentang adanya hal-hal yang aneh serta tidak masuk akal pada gunung tertentu. Hal ini membuat beberapa gunung di Indonesia terkenal menjadi gunung angker. Kali ini ruang pendaki telah merangkum 10 gunung di Indonesia yang terkenal angker

1. Gunung Merapi Yogyakarta - Jawa Tengah


Gunung Merapi terletak di perbatasan 2 propinsi yakni Propinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah. Gunung yang memiliki ketinggian 2.930 MDPL ini tidak hanya menarik bagi pendaki yang berasal dari tanah air saja melainkan juga menarik bagi pendaki yang berasal dari mancanegara. Hal itu dibuktikan dengan sering dijumpainya beberapa pendaki yang berasal dari benua Eropa maupun Amerika mendaki gunung ini. Selain dikenal dengan keeksotisannya, kegiatan vulkanik yang hampir bisa dirasakan tiap 4-6 tahun sekali oleh masyarakat di lereng gunung Merapi. Gunung Merapi juga dikenal sebagai gunung yang angker. Sebelum puncak gunung merapi terdapat sebuah area yang dikenal sebagai Pasar Bubrah. Pasar Bubrah bagi masyarakat di sekitar gunung Merapi merupakan daerah yang dikenal cukup angker. Tempat ini dipercaya sebagai pasar besar Keraton Merapi dan batu besar yang berserakan di sekitar pasar Bubrah dipercaya sebagai meja makan para makluk halus. Mitos yang beredar di kalangan pendaki, di tempat ini sering terdengar suara seperti suara keramaian orang layaknya orang melakukan jual beli di pasar dan sering terdengar suara alunan gamelan dan gending jawa yang sayup-sayup terdengar di antara keriuhan tersebut. Percaya ata tidak itu hanyalah mitos dan sebagai orang beriman mari kita singkapi hal tersebut dengan positif. Untuk pendakian gunung Merapi, rekan-rekan bisa membaca jalur pendakian gunung Merapi dan tips pendakiannya


2. Gunung Salak Sukabumi - Bogor Jawa Barat


Gunung masuk dalam kategori gunung angker di Indonesia karena seringnya terjadi kecelakaan pesawat di sekitarnya. Gunung yang memiliki ketinggian 2.221 MDPL ini berasal dari kata Salaka ( Bahasa Sansekerta ) bukan berasal dari kata "salak" yang merujuk pada jenis buah. Kata salaka berarti perak. Gunung Salak terkenal sebagai gunung yang angker pasalnya setidaknya sudah beberapa kali kejadian kecelakaan pesawat yang berujung maut  ketika melintasi daerah ini. Bagi dunia penerbangan, kawasan gunung Salak merupakan area yang harus dihindari baik itu pesawat kecil maupun pesawat dengan ukuran yang besar. Dimungkinkan kecelakaan pesawat yang terjadi dikarena kondisi geologi gunung Salak yang memiliki kondisi vegetasi yang cukup rimbun, ditambah lagi dengan cuaca yang cepat berubah ( terutama saat turun kabut ). Namun tidak menutup kemungkinan karena ada faktor lainnya yang menyebabkan gunung ini dikenal sebagai "gunung maut"  karena catatan kecelakaannya yang panjang.



3. Gunung Sinabung Propinsi Sumatera Utara

Gunung Sinabung menjadi salah satu gunung angker di Indonesia karena beberapa hal. Erupsi Gunung yang menjadi bencana nasional ini merupakan kejadian yang langka. Pasalnya tidak ada yang mengira bahwa gunung yang telah tidur ratusan tahun ( hampir 800 tahun ) kini mengalami erupsi yang sedemikian dasyatnya bahkan berbulan-bulan lamanya.



Erupsi gunung sinabung dikatakan tidak lazim. Apabila sebagian besar gunung mengalami erupsi dan mengeluarkan lava pijar dari bagian tengah gunung, tidak untuk gunung Sinabung. Gunung Sinabung mengalami erupsi dan mengeleluarkan lava pijar tepatnya di bagian samping, sehingga dikawatirkan bagian puncaknya akan rata dengan tanah karena terkikis dari samping. Kisah angker gunung Sinabung tidak berhenti sampai dengan itu saja. Beberapa waktu yang lalu, masyarakat di sekitar gunung Sinabung dihebohkan dengan kemunculan asap hitam yang berbentuk orang berdoa. Asap yang keluar dari kawah biasanya akan bergerak mengikuti arah angin, namun berbeda dengan asap yang keluar pada saat terakhir erupsi. Asap yang keluar terlihat membumbung tinggi melawan hukum alam dan apabila dilihat dengan seksama akan terlihat seperti seorang yang sedang sujud berdoa.

4. Gunung Lawu Propinsi Jawa Timur

Rasa-rasanya tidak lengkap apabila tidak memasukkan gunung yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl ini ke dalam daftar 10 gunung angker di Indonesia. Mendaki gunung Lawu kita akan melakukan perjalanan alam dan perjalanan spiritual. Pasalnya gunung ini memiliki beberapa petilasan yang sampai saat ini dianggap keramat oleh warga sekitar gunung Lawu. Gunung Lawu dianggap menjadi tempat moksanya Prabu Brawijaya V tepatnya di puncak Hargo Dalem. Dalam sejarahnya Prabu Brawijaya melakukan perjalanan ke puncak gunung Lawu pada saat kerajaan Majapahit mengalami kemunduran yakni di masa mulai munculnya kerajaan-kerajaan Islam di tanah Jawa. Prabu Brawijaya yang tidak mau memeluk agama Islam memilih untuk mengasingkan diri di puncak Gunung Lawu ditemani oleh dua abdinya yang setia.



Dikisahkan setelah moksa, kedua abdinya yang setia diberikan kepercayaan untuk menjadi penunggu dari gunung Lawu yakni kyai Jalak dan Kyai Lawu. Kyai Jalak dipercaya sering muncul menemui pendaki yang tersesat dan menunjukkan ke arah yang benar. Keangkeran gunung Lawu tidak sampai disitu saja, cerita pasar setan gunung Lawu sudah menjadi hal yang biasa di kalangan pendaki. Pasar setan merupakan sebuah pasar yang kasat mata dan berada di jalur pendakian gunung Lawu via Candi Cetho. Beberapa pendaki dalam sebuah forum pendaki pernah memberikan kesaksian mengenai keberadaan pasar setan di Gunung Lawu. Beberapa pendaki mengaku menemui kerumunan orang yang jual beli layaknya di sebuah pasar Tradisional. Namun anehnya masyarakat yang jual beli seakan tidak menghiraukan keberadaan mereka. Untuk bisa mendaki gunung Lawu terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi oleh pendaki. Salah satunya adalah pantangan untuk memakai baju berwarna hijau karena dipercaya saat moksa Prabu Brawijaya menggunakan pakaian yang berwarna hijau. Banyak pendaki dilaporkan hilang dan tewas secara aneh saat pendakian. Adapun salah satunya kasus yang terjadi pada Desember 2009, saat itu dilaporkan 70 orang pendaki tersesat dimana 3 diantaranya tewas.

Baca juga : Catatan perjalanan Pendakian gunung Lawu via cemoro sewu


5. Gunung Kerinci Propinsi Jambi


Gunung Kerinci yang berada di Propinsi Jambi selain terkenal dengan alamnya yang masih sangat liar juga terkenal dengan keangkerannya. Beberapa tahun yang lalu ketika lereng gunung ini mengalami kebakaran, pihak pemadam kebakaran yang terdiri dari Jagawana dan dibantu dengan relawan lainnya mengaku melihat beberapa sosok yang membantu mereka memadamkan api. Dalam dunia pendakian, pernah terjadi kejadian misterius pada tahun 2013. Dimana dilaporkan sekelompok pendaki dikabarkan menghilang secara misterius dan baru ditemukan pada beberapa hari kemudian di dasar sebuah jurang.


6. Gunung Sindoro Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah



Pada tahun 2015 silam bersamaan dengan tragedi tewasnya salah satu pendaki dari Yogyakarta yang jatuh ke dalam kawah gunung Merapi terdengar kabar duka dari gunung Sindoro Jawa Tengah. Seorang pendaki dikabarkan tewas setelah 14 hari menghilang dan ditemukan kurang lebih berjarak 3 km dari lokasi puncak gunung. Menurut penuturan dari rekan-rekan korban, jarak antara korban dengan teman lainnya pada saat korban menghilang tidak terlalu jauh. Seakan ada alam lain yang memisahkan korban dan rekan-rekan lainnya. Tidak hanya itu saja, pada tahun 2013 terjadi kecelakaan yang menimpa 2 pendaki. Satu pendaki ditemukan dalam keadaan lemas dan satu lainnya ditemukan terbujur kaku. Sampai saat ini belum ada yang mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang menimpa keduanya. Hal tersebut menandakan bahwa gunung Sindoro termasuk gunung yang cukup angker terutama di Propinsi Jawa Tengah. Untuk cerita pendakian gunung Sindoro, rekan-rekan bisa membaca pendakian gunung sindoro via jalur kledung

7. Gunung Arjuno Perbatasan Kabupaten Malang dan Pasuruan Jawa Timur


Gunung Arjuna memiliki ketinggian 3.339 mdpl dan merupakan gunung favorit untuk kalangan pendaki khususnya di Jawa Timur. Selain terkenal dengan keindahan alamnya, gunung ini terkenal dengan cerita mistisnya. Beberapa mitos berkembang di gunung ini menambah kesan angker. Di gunung Arjuno kita dapat menemukan beberapa peninggalan kerajaan Majapahit. Di gunung Arjuna setidaknya terdapat beberapa tempat atau petilasan yang dianggap angker oleh masyarakat. Diantaranya adalah alas lali jiwo. pasar setan dan acara ngunduh mantu.  


8. Gunung Sumbing di Jawa Tengah


Gunung Sumbing terletak di perbatasan 3 Kabupaten sekaligus yalni di Kabupaten Temangung, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang. Gunung Sumbing terkenal sebagai gunung yang angker terutama bagi pendaki gunung yang tinggal di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Sama seperti beberapa gunung lain yang berada di pulau Jawa, gunung Sumbing terkenal dengan adanya pasar setan. Seorang pendaki gunung mengaku pernah mendengar sekelompok orang bercakap-cakap di depannnya ketika ia melakukan pendakian seorang diri, setelah di dekatinya ia tidak menemukan sesosok manusiapun di depannya. Tidak hanya itu saja, gunung Sumbing jalur pendakian via Cepit dalam penerawangan seseorang yang mempunyai mata batin penuh dengan makluk halus. Di awal gerbang pendakian beberapa makluk besar tak berwujud terlihat berdiri seakan menyambut pendaki, setelah itu di tengah perjalanan berganti menjadi makluk dengan wujud seperti manusia, setelah itu barulah di bagian puncaknya, dia bisa melihat makluk yang penampakannya mirip denngan sosok manusia.

9. Gunung Rinjani, Lombok


Gunung angker selanjutnya berasal dari Lombok yakni Gunung Rinjani. Gunung ini selain memiliki pemandangan alam yang akan membuat para pendaki berdecak kagum juga memiliki cerita mistis yang membuat gunung ini dikenal angker. Dimulai dengan cerita hilangnya pendaki asal negara Jepang di Segara anak sampai cerita adanya kerajaan jin yang berada di puncak gunung Rinjani. Cerita misteri di Gunung Rinjani memang tidak bisa terlepas dari adanya segara anakan. Kawasan segara anak memang seakan menjadi oase tersendiri di kawasan gunung Rinjani sehingga beberapa pendaki seringkali berenang di tempat ini. Segara anak bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Gunung Rinjani merupakan tempat yang disucikan. Tidak hanya bagi masyarakat yang beragama Hindu saja, pun juga masyarakat yang beragama Islam seringkali mengadakan acara adat di Segara anak dengan tujuan agar diberikan berkah dan keselamatan dan menjaga hubungan harmonis antara alam dengan manusia.

10. Gunung Agung Bali


Beralih ke Pulau Bali. Gunung yang menjadi tujuan pendakian populer di pulai Bali sekaligus menjadi gunung yang dikenal sebagai gunung yang angker adalah gunung Agung. Gunung Agung bagi masyarakat Bali adalah gunung yang di sakralkan. Beberapa peraturan tidak tertulis yang sebaiknya di taati oleh pendaki adalah, tidak boleh membawa bekal makanan yang berasal dari daging atau olahan daging sapi, tidak boleh melakukan pendakian dengan anggota dengan jumlah ganjil serta sebaiknya kita tidak menggunakan pakaian yang berwarna merah atau hijau ketika melakukan pendakian karena apabila kita melanggarnya, maka dipercaya akan ada malapetaka yang menghampiri rombongan kita.

Itulah tadi 10 gunung terangker di Indonesia versi Ruang Pendaki. Dalam menyingkapi segala macam cerita mistis, cerita misteri atau mitos, sebagai seorang yang beriman tentunya kita harus bisa berfikir secara positif. Kita sadar bahwa di dunia ini selain alam manusia ada alam lain dan kita hidup secara berdampingan dengannya. Marilah kita menjaga keharmonisan hidup dengan tetap memperhatikan adat istiadat, dengan menjaga perilaku kita ketika di alam. Dengan cara itu niscaya, perjalanan kita akan dilindungi oleh Tuhan, dan kita terhindar oleh malapetaka. 

Semoga artikel ini bermanfaat, salam..... 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 gunung terangker di Indonesia menurut para pendaki gunung"

Post a Comment