jalur pendakian Gunung Penangungan via Ngoro, disertai waktu pendakian

Salah satu jalur pendakian Gunung Penanggungan adalah jalur pendakian via Ngoro atau biasa orang menyebut sebagai jalur utara. Jalur ini relatif lebih sepi bila dibandingkan dengan jalur pendakian Gunung Penanggungan lainnya, sebut saja jalur pendakian via Tamiajeng atau via Jolotundo. Hal itu disebabkan karena jalur merupakan jalur terberat dibandingkan dengan beberapa jalur yang telah disebutkan. 

Gunung Penangungan via Ngoro
Gunung Penangungan via Ngoro


Setiap jalur pendakian memang memiliki keunikan tersendiri. Bila jalur pendakian via Jolotundo memiliki ciri khas akan banyaknya peninggalan sejarah berupa beberapa candi yang bisa kita temukan di sepanjang jalurnya, maka keunikan dari jalur Ngoro ialah medannya yang berat dengan kemiringan lebih dari 60 derajat. Hal itulah mengapa jalur ini lebih sepi bila dibandingkan dengan jalur lainnya. Oleh karenanya, bila rekan-rekan pendaki ingin merasakan pendakian yang tenang, menantang dan hening, rekan-rekan bisa mencoba jalur ini.

Jalur pendakian Gunung Penanggungan via Ngoro juga dikenal dengan pemandangannya yang istimewa. Selain dapat menjumpai hutan mahoni yang rimbun, pendaki juga akan dimanjakan dengan pemandangan sabana yang cukup luas. Namun yang perlu diperhatikan bahwa jalur ini bukanlah jalur resmi bagi pendaki. Fasilitas di jalur ini sangatlah minim, sangat jauh apabila dibandingkan dengan pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng.

Basecamp pendakian Gnung Penanggungan via Ngoro

Untuk bisa sampai ke basecamp Telogo, rekan-rekan pendaki bisa menuju ke Desa Ngoro apabila berasal dari Mojokerto. Desa Ngoro sendiri secara geografis terletak di sisi utara Gunung Penanggungan. Dari Desa Ngoro perjalanan dilanjutkan yakni menuju ke Desa Jedog atau kurang lebih berjarak 6 km. Setelah itu, pendaki harus menuju ke Desa Genting dengan jarak kurang lebih 3 km. 

Gunung Penangungan via Ngoro


Sebagaimana yang telah disebutkan, bahwa jalur pendakian Ngoro bukanlah jalur resmi. Oleh karenanya jangan kaget bila fasilitas disini masih sangat minim. Untuk tempat memarkirkan kendaraan kita, kita bisa memarkirkannya di tempat warga serta di jalur ini tidak terdapat pos perizinan. Rata-rata yang tinggal di wilayah ini adalah orang Madura jadi gunakanlah bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan mereka.

Awal pendakian - hutan mahoni. Kawasan Desa Genting sendiri terdapat hutan lindung. Diawal pendakian kita akan memasuki kawasan hutan lindung. Kawasan tersebut adalah kawasan hutan mahoni dengan vegetasi yang cukup rapat. Di awal perjalanan kita sudah bisa merasakan trek yang menanjak serta akan semakin menanjak melalui jalur air dengan bebatuan dengan berbagai ukuran.

Hutan mahoni - hutan akar. Bisa dikata, keluar dari hutan mahoni kita akan jarang menemui pohon besar lagi. Vegetasi berganti dengan banyaknya pohon akar yang bisa kita jumpai disepanjang perjalanan. 

Hutan akar - Lapangan. Keluar dari hutan akar, kita akan melewati area dengan tumbuhan alang-alang atau rerumputan. Kemiringan di jalur ini mungkin lebih dari 60 derajat. Namun jangan kawatir, tersedia beberapa bonus bahkan terdapat tempat untuk ngecamp atau tempat untuk mendirikan tenda. Dari hutan alang-alang perjalanan dilanjutkan menuju ke lapangan. Di perjalanan ini pula, pendaki akan bisa menemukan sebuah goa. Goa ini juga sering digunakan oleh pendaki untuk tidur sekedar melepaskan lelah.  

Lapangan - Puncak. Dari lapangan, puncak Gunung Penanggungan sudah dapat terlihat jelas. Membutuhkan waktu berkisar 30 menit perjalanan untuk bisa sampai puncak gunung apabila kita dari lapangan. Dengan melewati padang rumput yang sangat luas kita akan dimanjakan dengan indahnya alam Mojokerto. Dari sini, apabila malam hai kita juga bisa melihat kerlap-kerlip lampu kota Sidoarjo dari kejauhan. Setelah melewati itu, anda akan mencapai puncak dan bisa melihat keindahan beberapa gunung yang berada di Jawa Timur meskipun dari kejauhan. Nampak Gunung Arjuno, Welirang dan apabila beruntung kita bisa melihat gunung Bromo maupun Gunung Semeru.

Estimasi perjalanan dan waktu yang dibutuhkan

Estimasi waktu pendakian apabila rekan-rekan melalui jalur ini adalah 4-5 jam perjalanan terhitung dari Basecamp.

Tips mendaki Gunung Penanggungan via Ngoro

  1. Lakukan persiapan fisik terlebih dahulu, terutama seminggu sebelum melakukan pendakian.
  2. Bawalah logistik dan perbekalan secukupnya terutama air.
  3. Di sepanjang jalur pendakian tidak terdapat sumber mata air.
  4. Rekomendasi tempat ngecamp adalah di lapangan, di bagian bawah puncak
  5. Lengkapi pendakian dengan peralatan pendakian yang safety.
  6. Jangan lupa untuk membawa sampahmu turun
  7. Gunakanlah bahasa Indonesia karena mayoritas masyarakat disini adalah orang Madura
Itulah sedikit gambaran mengenai jalur pendakian Gunung Penanggungan via Ngoro, semoga artikel ini bermanfaat.  

0 Response to "jalur pendakian Gunung Penangungan via Ngoro, disertai waktu pendakian "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel